Hukum Meninggalkan Shalat Jum’at

Pertanyaan :

ما هي عقوبة عدم حضور صلاة الجمعة ؟ وما هي الأحاديث الدالة على ذلك؟.

Apakah hukuman tidak menghadiri shalat jum’at ? Dan hadits-hadits yang menunjukkan hal itu ?

Jawaban :

الحمد لله , ترك الجمعة ممن تجب عليه من غير عذر كبيرة من كبائر الذنوب . ومن ترك ثلاث جمعٍ تهاوناً طُبع على قلبه وكان من الغافلين،

Segala pujian untuk Allah, meninggalkan shalat jum’at tanpa adanya udzur bagi orang yang wajib menunaikannya termasuk salah satu dari dosa besar. Dan barangsiapa yang meninggalkan tiga kali shalat jum’at karena malas maka akan hatinya akan ditutup dan dia termasuk orang yang lalai.

كما روى مسلم في صحيحه عن أبي هريرة ، وابن عمر رضي الله عنهما ، أنهما سمعا النبي عليه الصلاة والسلام يقول على أعواد منبره : ” لينتهين أقوام عن ودعهم الجمعات أو ليختمن الله على قلوبهم ، ثم ليكونن من الغافلين ” ،

Sebagaimmana hadits riwayat Muslim dalam shahihnya dari Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, keduanya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda di atas mimbarnya : “Hendaknya suatu kaum benar-benar berhenti dari meninggalkan shalat jum’at atau Allah akan menutup hati mereka kemudian mereka menjadi bagian dari orang-orang yang lalai.

وفي حديثٍ آخر ” من ترك ثلاث جمع تهاونا طبع على قلبه ” .

Pada hadits yang lain, beliau bersabda : “Barangsiapa meninggalkan tiga shalat jum’at karena malas maka hatinya tertutup.”

وهذه عقوبة قلبية ، وهي أشدُّ من العقوبة الجسدية بالسجن أو الجلد ، وعلى وليّ الأمر أن يعاقب المتخلفين عن صلاة الجمعة بلا عذر ، بما يكون رادعاً لهم عن جريمتهم ،

Ini adalah hukuman yang terkait dengan hati, lebih berbahaya dari pada hukuman terhadap jasad, seperti di penjara atau dicambuk. Oleh karena itu wajib bagi seorang pemimpin/pemerintah untuk menghukum orang-orang yang meninggalkan shalat jum’at tanpa adanya udzur untuk memberikan efek jera kepada mereka karena perbuatan maksiat mereka.

فليتق الله كل مسلم أن يضيع فريضة من فرائض الله ، فيعرض نفسه لعقاب الله ، وليحافظ على ما أو جب الله عليه ليفوز بثواب الله ، والله يؤتي فضله من يشاء.      

Hendaknya seorang muslim bertakwa kepada Allah dengan tidak menyia-nyiakan kewajiban yang Allah bebankan, dengan demikian dia menjaga dirinya dari hukuman Allah. Kemudian hendaknya dia menjaga apa yang Allah wajibkan supaya beruntung dengan mendapatkan pahala Allah dan Dia memberi keutamaan-Nya kepada orang yang Dia kehendaki.

Sumber : http://islamqa.info/ar/cat/95/ref/islamqa/7699

About these ads

18 comments

  1. “Hendaknya seorang muslim bertakwa kepada Allah dengan tidak menunaikan kewajiban yang Allah bebankan,…”

    ….apa nggak salah tulis ? ( ^ .’)?

  2. ustad/ ustazah saya mau bertanya :
    1. jika polisi hendak berangkat jumatan tapi di tengah perjalanan terjadi kecelakaan dan polisi tersebut mengevakuasi korban kecelakaan itu , padahal waktu sudah menunjukan saat solat jumat . apabila polisi itu meninggalkan solat jumat apa hukumnya ? dan apa dalilnya ?
    2. dokter sedang mengatasi pasien yg sedang kritis . waktu operasi dimulai jam 10 tapi jam 12 operasi blm selesai , apabila dokter tersebut meninggalkan slat jumat apa hukmnya ? dan apa dalilnya ?
    3. apabila ada wanita yang mengikuti solat jumat , apakah dia perlu mengulangi solat zhuhur dirumah ? apa hukumnya dan dalilnya ?

    mohon dijawab terimakasih

    1. 1. Boleh bagi polisi tersebut untuk meninggalkan shalat jum’at, karena yang dia lakukan ketika itu adalah udzur syar’i. Namun dia tetap harus shalat dzuhur 4 raka’at.

      2. Sebagaimana jawaban no.1, yaitu boleh bagi dokter itu meninggalkan shalat jum’at karena udzur syar’i namun dia tetap harus shalat dzuhur 4 raka’at.

      3. Kalau seorang wanita sudah ikut shalat jum’at di masjid maka tidak perlu mengulang shalat dzuhur di rumah.
      Sebagaimana perkataan Imam Nawawi rahimahullah :

      “ذكرنا أن المعذورين كالعبد والمرأة والمسافر وغيرهم، فرضهم الظهر، فإن صلوها، صحت، وإن تركوا الظهر وصلوا الجمعة، أجزأتهم بالإجماع، نقل الإجماع فيه ابن المنذر، وإمام الحرمين، وغيرهما”

      “Kami sebutkan bahwa orang-orang yang mendapatkan udzur untuk tidak melaksanakan shalat jum’at seperti seorang budak, wanita, musafir dan selainnya wajib bagi mereka untuk melaksanakan shalat dzuhur. Namun jika mereka meninggalkan shalat dzuhur karena sudah shalat jum’at maka boleh bagi mereka dengan ijma’ ulama’. Yang menukil adanya ijma’ dalam hal ini adalah Ibnul Mundzir, Imam Al Haramain dan selainnya.”

      Sumber : http://ar.islamway.com/fatwa/37627?ref=g-rel

      Dalam fatwa Lajnah Ad Daaimah dikatakan :

      ” إذا صلت المرأة الجمعة مع إمام الجمعة كَفَتهَا عن الظهر ، فلا يجوز لها أن تصليَ ظهر ذلك اليوم ، أما إن صلت وحدها فليس لها أن تصلي إلا ظهرا ، وليس لها أن تصلي جمعة ” انتهى .

      “Jika seorang wanita telah melakukan shalat jum’at bersama imam maka dia tidak perlu lagi shalat dzuhur. Maka tidak boleh baginya melakukan shalat dzuhur pada hari jum’at itu. Adapun jika shalat sendirian, maka yang ada baginya hanya shalat dzuhur, tidak boleh baginya shalat jum’at (sendirian).”

      Sumber : http://islamqa.info/ar/ref/73339

      Wallahua’lam

    1. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah ditanya :
      أفيدونا عن صلاة العيد إذا وافقت يوم الجمعة، هل تجزئ عن صلاة الجمعة؟
      Shalat I’ed jika bertepatan pada hari jum’at, apakah boleh hanya melaksanakan shalat I’ed tanpa shalat jum’at ?

      Syaikh rahimahullah menjawab :

      نعم، إذا وافقت صلاة العيد صلى مع الناس صلاة العيد لا تلزمه الجمعة كما نص عليه النبي –صلى الله عليه وسلم-، لكن يصلي ظهراً،
      Ya, jika shalat i’ed bertepatan dengan hari jum’at dan seseorang sudah melaksanakannya bersama manusia yang lain, maka tidak wajib bagi dia melaksanakan shalat jum’at. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun hendaknya dia melaksankan shalat dzuhur.

      عليه أن يصلي ظهر، إن تيسرت جماعة صلاها جماعة، وإلا صلاها وحده، وإن صلى الجمعة مع الناس فهو أفضل،
      Maka wajib baginya melaksanakan shalat dzuhur. Jika memungkinkan untuk melaksanakan secara berjama’ah maka hendaknya dilaksanakan dengan berjama’ah, jika tidak bisa shalat sendirian. Namun jika dia shalat jum’at bersama manusia yang lain maka ini lebih utama.

      فإذا وافق يوم الجمعة يوم العيد وصار ممن حضر صلاة العيد مع الناس سقطت عنه الجمعة وصلاها ظهراً، وإن صلى مع الناس جمعة فإن الأئمة عليهم أن يقيموا الجمعة على أهل المساجد أن يقيموا الجمعة لمن حضر، ومن لم يصلِّ معهم صلى ظهراً.

      Maka jika hari jum’at bertepatan dengan shalat I’ed dan dia termasuk orang yang menghadiri shalat I’ed bersama manusia yang lain maka gugur kewajiban shalat jum’at dan hendaknya tetap shalat dzuhur. Jika dia shalat jum’at dengan manusia yang lain, yaitu bagi seorang Imam tetap wajib menegakkan shalat jum’at untuk orang-orang yang hadir di masjid. Dan siapa saja yang tidak shalat bersamanya maka hendaknya shalat dzuhur.

      Sumber : http://www.binbaz.org.sa/mat/16487

      Dari keterangan beliau rahimahullah maka seseorang boleh meninggalkan shalat jum’at karena mengurusi penyembelihan hewan kurban, jika dia sudah menegakkan shalat I’ed. Namun dia tetap wajib shalat dzuhur.

      Wallahua’lam

  3. ustad ,, saya dikasih pertanyaan nih sama guru saya
    1. apa akibat org meninggal kan shalat jumat 3x berturut-turut ?
    2. apa sebab salat jum’at mempunyai nilai” syiar dlm islam ?
    3.2 keutamaan hari jumat dibanding hri” biasany

    udah cukup 3 aja .
    tolong di jw sekarang ya pak ustad :)

  4. asalamualaikum,, maaf pak ustadz saya mw bertanya bagaimana hukumnya meninggalkan shalat jumat karena disini tidak ada mesjid dan semuanya non muslim, saya berada di korea selatan. jujur saya ingin shalat jum’at. terimakasih assalamualaikum.

  5. Assalamualaikum wr.wb. Pak ustad saya mau bertanya, apa hukumnya meninggalkan sholat jum at karena ngantuk soalnya malamnya kerja dan kalau misalnya sholat jumat, waktu ngedengerin khutbahnya nanti ketiduran, jadi sebaiknya harus bagaimana dan apa haditsnya. Makasih sebelumnya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s