Berita bahwa akan terjadi gerhana ?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah ditanya :

Apakah tidak lebih baik untuk memberitakan bahwa akan terjadi gerhana matahari (kusuf) supaya manusia bisa mempersiapkan diri ?

Syaikh rahimahullah menjawab : Menurut pendapatku, yang lebih baik adalah tidak memberitakan bahwa akan terjadi gerhana. Karena datangnya gerhana matahari yang secara tiba-tiba kepada manusia akan lebih membekas pada diri seseorang. Oleh karena itu kita dapati bahwa tatkala manusia mengetahui sebab hissi dari gerhana matahari sehingga menjadikan mereka mengetahui terjadinya gerhana sebelum waktunya. Pengaruh pada hati manusia karena terjadinya gerhana tersebut lemah sekali. Dan sebaliknya, pada masa lalu manusia belum mengetahui perkara ini. Jika terjadi gerhana matahari mereka sangat takut sekali, sampai-sampai mereka menangis dan pergi menuju masjid dalam keadaan takut. Allah-lah tempat meminta pertolongan.

(Majmuu’  Fataawa wa Rasaail Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, jilid 16, hal.303)

2 comments

  1. Bagaimana hukumnya kalau terjadinya diumukan terlebih dulu, apalagi saat ini jaman modern sehingga terjadinya gerhana dapat diperkiraakan shg dapat diketahui lebih dahulu, memang didaerah kami aDa sebagian golongan yang tidak melaksakan sholat gerhana dengan alasan saat terjadinya gerhana tidak kelihatan karena kondisinya mendung dan kemudian hujan. Bagaimana hukumnya menurut Bapak Ustadz ? Syukron.

    1. 1. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Sunaryadi karena telah berkunjung ke blog ini.

      2. Pada masa sekarang ini tidak diingkari bahwa terjadinya gerhana, baik bulan maupun matahari dapat kita ketahui dan perkirakan waktunya sebelum terjadinya.

      3. Perkara mengumumkan terlebih dahulu bahwa akan terjadi gerhana berdasarkan pendapat Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah di atas adalah tidak selayaknya, demikian juga pendapat Syaikh Shalih Fauzan bin Abdullah Al Fauzan hafidzahullah beliau tidak membolehkannya bahkan memperingatkan akan kesalahan perbuatan tersebut. Beliau berkata di البيان لاخطاء بعض الكتاب :

      فقد تكررت في بعض الصحف ظاهرة الإعلان عن الكسوف قبل حدوثه، اعتمادًا على قول بعض أهل الحساب

      sebagian media koran berulang kali telah memberitakan bahwa akan terjadi gerhana matahari (kusuf) sebelum terjadinya, karena bersandar kepada sebagian ahli hisab.

      ونظرًا لما يترتب على هذا العمل من الآثار السيئة؛ أحببت أن أكتب هذا التنبيه، لعل هذه الصحف تمتنع عن نشر مثل هذا الإعلان؛ لأنه لا يترتب عليه مصلحة دينية ولا دنيوية

      Karena memperhatikan dampak buruk dari perbuatan ini, saya ingin menulis peringatan ini, yaitu supaya koran-koran tersebut berhenti dalam memberitakan masalah seperti ini (berita bahwa akan terjadi gerhana). Karena berita tersebut tidak memberikan kebaikan baik secara agama dan dunia.

      وإنما هو من باب الفضول والتنطع المنهي عنه، ويترتب عليه بلبله الأفكار والتشويش في الناس وذهاب روعة هذا الحدث وعدم الخوف والخشية عند حصوله،

      Bahkan perbuatan tersebut masuk dalam bab berlebih-lebihan yang terlarang. Dampak dari hal ini adalah akan menimbulkan kekacuan dan kebingungan bagi manusia. Mereka tidak lagi melihat terjadinya gerhana tersebut dan hilanglah rasa takut pada mereka saat terjadinya gerhana.

      لأن كثيرًا من العوام إذا قرأ هذا الإعلان أو سمع به؛ عد الكسوف أمرًا عاديًا، لا تأثير فيه على نفسه، لأن بعض أئمة المساجد قد يعتمدون على هذا الخبر، ويبدؤون في صلاة الكسوف قبل حدوثه وقبل ابتداء وقت الصلاة، وخبر الحاسب قد يصيب وقد يخطئ‏.‏

      Karena mayoritas orang awam jika dia membaca atau mendengar berita ini, menjadikan gerhana matahari sebagai perkara yang biasa dan lumrah. Tidak memberikan bekas kepada jiwa mereka. Dan sebagian imam masjid terkadang bersandar dengan berita tersebut, mereka mendahului melaksanakan shalat gerhana sebelum terjadinya gerhana dan sebelum dibolehkan shalat gerhana. Karena berita dari ahli hisab bisa benar dan bisa salah.

      4. Jika ternyata saat terjadinya gerhana berdasarkan perkiraan ahli hisab tertutup mendung sehingga gerhana tidak terlihat, apakah kita juga melaksanakan shalat gerhana ?

      Untuk mengetahui hal ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah ditanya :

      ما الحكم لو كانت الشمس عليها غمام ونشر في الصحف قبل ذلك بأنه سوف يحصل كسوف بإذن الله تعالى في ساعة كذا وكذا ، فهل تصلى صلاة الكسوف ولو لم ير؟
      Bagaimanakah hukum melaksanakan shalat gerhana seandainya matahari tertutup mendung, padahal sebelumnya sudah ada berita bahwa akan terjadinya gerhana matahari dengan idzin Allah pada jam sekian menit sekian. Apakah kita shalat gerhana matahari meskipun kita tidak melihat gerhana tersebut ?

      فأجاب: “لا يجوز أن يصلي اعتماداً على ما ينشر في الجرائد، أو يذكر بعض الفلكيين، إذا كانت السماء غيماً ولم ير الكسوف ؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم علق الحكم بالرؤية ، فقال عليه الصلاة والسلام : (فإذا رأيتموهما فافزعوا إلى الصلاة) ، ومن الجائز أن الله تعالى يخفي هذا الكسوف عن قوم دون آخرين لحكمة يريدها ” انتهى من “مجموع الفتاوى” (16/309) .

      Beliau rahimahullah menjawab : Tidak boleh melaksanakan shalat gerhana dengan bersandar pada berita yang tersebar di media koran atau berita dari sebagian ahli falak jika terjadi mendung sehingga gerhana matahari tidak terlihat. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengaitkan hukum shalat gerhana dengan melihat (gerhana). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
      ” Jika kalian melihat dua gerhana (bulan dan matahari) maka segeralah melakukan shalat gerhana.”

      Dan termasuk perkara yang mudah dan boleh bagi Allah ta’ala untuk tidak menampakkan terjadinya gerhana matahari pada suatu kaum namun nampak bagi kaum yang lain, karena hikmah yang Dia kehendaki. (Selesai, dari Majmu’ Fataawa : 16/309)

      Fatwa beliau ini bisa dilihat disini

      Wallahua’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s