Menyebutkan Khulafaur Rasyidhin saat khutbah jum’at

Syaikh Shalih Fauzan bin Abdullah Al Fauzan hafidzahullah ditanya :

49 ـ هل ذكر الخلفاء الراشدين الأربعة في خطبة الجمعة أمر واجب أم لا‏؟‏

Menyebutkan empat nama Khulafaur Rasyidin saat khutbah jum’at merupakan perkara yang wajib atau tidak ?

Syaikh hafidzahullah menjawab :

الترضي عن الخلفاء الراشدين في خطبة الجمعة من عمل المسلمين ومن عقيدة أهل السنة والجماعة

Bersikap ridha kepada Khulafaur Rasyidhin ketika khutbah jum’at termasuk amal perbuatan kaum muslimin dan termasuk aqidah Ahlus sunnah wal  jama’ah

والترضي عن أصحاب الرسول صلى الله عليه وسلم ومحبتهم وموالاتهم والخلفاء الأربعة خصوصًا لما لهم من الفضل والسابقة في الإسلام

Ahlus sunnah wal  jama’ah bersikap ridha, cinta dan loyal terhadap para sahabat Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dan empat Khulafaur Rasyidhin pada khususnya karena mereka memiliki keutamaan dan termasuk orang-orang yang mendahului kita dalam Islam.

ولأن بهذا مخالفة للرافضة قبحهم الله تعالى الذين يبغضون أصحاب الرسول صلى الله عليه وسلم ولا سيما الخلفاء

Dan dengan menyebutkan empat Khulafaur Rasyidhin saat khutbah jum’at berarti telah menyelisihi Rafidhah –semoga Allah ta’ala memburukkan mereka-. Sikap kaum Rafidhah ini adalah membenci para sahabat Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam terlebih lagi terhadap Khulafaur Rasyidhin.

فأهل السنة والجماعة يترضون عنهم في خطبة الجمعة مخالفة للرافضة وعملاً بقوله تعالى‏:‏ ‏{‏رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ‏}‏ ‏[‏سورة الحشر‏:‏ آية 10‏]‏‏.‏

Maka perbuatan Ahlus sunnah wal jama’ah menunjukkan sikap ridha terhadap para sahabat dalam khutbah jum’at untuk menyelisihi perbuatan Rafidhah, karena mengamalkan firman Allah ta’ala :

“Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (Al Hasr : 31)

Sumber : المنتقى من فتاوى الشيخ صالح الفوزان

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s