Hukuman perbuatan maksiat

Syaikh Shalih Fauzan bin Abdullah Al Fauzan hafidzahullah berkata :

“Diantara hukuman terbesar perbuatan maksiat adalah bahwa perbuatan maksiat akan mematikan cahaya hati dan memutuskan keinginan hati (untuk melakukan ketaatan). Akibatnya adalah menguatkan hati untuk berbuat maksiat dan melemahkan keinginan untuk bertaubat sedikit demi sedikit sampai hilang sama sekali dalam hatinya keinginan untuk bertaubat. Bahkan seandainya hanya separuh hatinya yang mati, sulit untuk bertaubat kepada Allah. Dia memohon ampun dan bertaubat namun berdusta, lisannya mengucapkan demikian namun hatinya masih dipenuhi dengan keinginan untuk kembali berbuat maksiat. Dia tetap memiliki keinginan yang kuat untuk berbuat maksiat selama masih ada kesempatan. Hilang dari hatinya Al Furqan (pembeda) yaitu dia tidak dapat membedakan antara yang benar dan salah. Dia memandang sesuatu yang ma’ruf sebagai kemungkaran dan yang mungkar sebagai sesuatu yang baik. Ini adalah salah satu hukuman terbesar dari perbuatan maksiat.”

(Sumber : الخطب المنبرية في المناسبات العصرية jilid 2, hal. 334)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s