Mencukupkan diri dengan satu cabang ilmu ?

Syaikh Shalih Fauzan bin Abdullah Al Fauzan hafidzahullah ditanya :

السؤال 

 هل الأفضل لطالب العلم أن يتخصص في علم من العلوم أم يأخذ من جميع العلوم نصيبا ؟

Pertanyaan : Manakah yang lebih utama bagi seorang penuntut ilmu, mengkhususkan diri untuk menguasai satu cabang ilmu atau memiliki bagian (pengetahuan) dari berbagai cabang ilmu ?

الجواب

ما يكفي علم واحد لازم يأخذ من العلوم

من التوحيد.

من الفقه.

من التفسير.

من الحديث.

من النحو.

من أصول الفقه.

من أصول التفسير .

من القواعد الفقهية.

يأخذ من العلوم.

لأن العلوم يساعد بعضها بعضا ويكمل بعضها بعضا فلا يقتصر على علم واحد فقط نعم”اهـ

Jawaban :

Seorang penuntut ilmu tidak cukup hanya menguasai satu cabang ilmu, namun hendaknya dia mempelajari berbagai cabang ilmu, seperti :

1. Tauhid

2. Fiqih

3. Tafsir

4. Hadits

5. Nahwu

6. Ushul Fiqih

7. Ushul Tafsir

8. Qowaaid Fiqiyah

Hendaknya dia mengambil cabang-cabang ilmu tersebut. Karena cabang ilmu yang satu dengan yang lainnya itu saling membutuhkan dan menyempurnakan. Maka tidak bisa hanya mencukupkan diri dengan satu cabang ilmu saja. Na’am.

Sumber : lihat disini

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s