Hukum menyimpan foto di komputer

Syaikh Shalih Fauzan bin Abdullah Al Fauzan hafidzahullah ditanya :

السؤال : أحسن الله إليكم, هذا سائل يقول ما حكم احتفاظ بالصور عن طريق الأجهزة الإلكترونية الحادثة كلكمبوتر (. . .) ؟

Pertanyaan : Semoga Allah memberi kebaikan kepadamu, seorang penanya berkata : Apakah hukum menyimpan foto melalui perangkat elektronik seperti komputer . . . ?

الجواب : . . . لا يجوز احتفاظ بالصور يا أخي, لا يجوز احتفاظ بالصور, بل يجب اتلافها, طمسها, لا تدع صورة إلا طمستها إلا الصور للضرورية التي تحتاج إليها لأمورك, مثل رخصة القيادة, بطاقة الأحوال الشخصية. أمور التي ما تستغن عنها في مصالحك هذه للضرورة تحتفظ بها للضرورة ما عداها فتمزقه ولا تحتفظ به للذكريات أو للفن أو ما أشبه ذلك, ولا تعلقه على الجدران أو تحفظه الصناديق, نعم

Jawaban : . . . Wahai saudaraku, tidak boleh menyimpan foto, tidak boleh menyimpan foto. Bahkan wajib untuk menghancurkan dan menghapusnya. Berdasarkan hadits “ Janganlah engkau meninggalkan sebuah gambar kecuali engkau hapus.” Kecuali foto untuk perkara dharurat yang engkau pasti memerlukan foto tersebut untuk berbagai urusan, seperti SIM dan KTP. Perkara yang mengharuskan engkau untuk menyimpan foto tersebut demi kemaslahatan engkau. Maka menyimpan foto yang demikian ini termasuk kategori dharurat. Engkau boleh menyimpannya karena dharurat. Adapun untuk keperluan selainnya maka hendaknya engkau menghancurkan foto, jangan engkau simpan foto untuk kenangan, kesenangan dan yang semisalnya. Demikian pula jangan engkau menggantung foto di tembok atau menyimpannya di dalam kotak.

Sumber : http://alfawzan.ws/node/12953

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s