Hukum shalat dua raka’at di masjid setelah shalat jum’at

Syaikh Abdul Karim bin Abdullah Al Khudhair hafidzahullah ditanya :

ما حكم صلاة النافلة ركعتين بعد صلاة الجمعة في المسجد؟

Apa hukum shalat sunnah dua raka’at di masjid setelah shalat jum’at ?

Syaikh hafidzahullah menjawab :

النبي صلى الله عليه وسلم إذا صلى في المسجد صلى أربع ركعات (1) وإذا صلى في البيت صلى ركعتين (2).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika shalat di masjid beliau shalat empat raka’at (1) dan jika shalat di rumah beliau shalat dua raka’at (2).

_____________________
(1)
أخرجه مسلم (881) من حديث أبي هريرة رضي الله عنه، وفيه: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “إذا صلى أحدكم الجمعة فليصل بعدها أربعاً“.

Dikeluarkan Muslim (881) dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika salah seorang diantara kalian melaksanakan shalat jum’at maka shalatlah empat raka’at setelahnya.”

(2) أخرجه مسلم (882) من حديث عبد الله بن عمر رضي الله عنه، وفيه: “كان إذا صلى الجمعة انصرف فسجد سجدتين في بيته”، ثم قال: “كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصنع ذلك“.

Dikeluarkan Muslim (882) dari hadits Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, “Adalah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam jika selesai shalat jum’at beliau sujud dua kali (shalat dua raka’at) di rumahnya.”

Sumber : http://ar.islamway.com/fatwa/37229

 

3 comments

  1. assalamu’alaikum
    jadi boleh dak ya sholad dua rakaat setelah sholad jum’at dimasjid. karena saya lihat ini banyak dilakukan dimasyarakat. dan bila dilakukanan empat rakaat, apakah dikerjakan dua-dua salam atau langsung empat rakaat salam

    1. Waalikumussalam warahmatullah

      Pertama : perlu diketahui bahwa para ulama’ berselisih pendapat tentang jumlah raka’at shalat sunnah setelah shalat jum’at. Dan salah satu dari pendapat mereka adalah fatwa dari Syaikh Abdul Karim Al Khudhair ini yaitu jika dilakukan dirumah maka shalat sunnah dua rakaat, adapaun jika di masjid maka shalat empat raka’at. Pendapat ini juga yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim rahimahumallah dan fatwa lajnah da’imah.

      Adapun pendapat ulama’ yang lain :
      1. Pendapat Imam Ahmad : boleh memilih antara shalat sunnah dua raka’at atau empat raka’at.

      قال الإمام أحمد : ” إن شاء صلى بعد الجمعة ركعتين , وإن شاء صلى أربعا ” انتهى. “المغني” (2/109)

      Imam Ahmad berkata : “Jika dia mau maka boleh shalat sunnah setelah jum’at dua raka’at atau empat raka’at.”

      2. Pendapat mayoritas fuqaha’ diantaranya Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i : shalat sunnah empat raka’at baik di masjid maupun di rumah.
      Pendapat ini yang dikuatkan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah.

      3. Dianjurkan shalat sunnah enam raka’at, ini merupakan pendapat yang diriwayatkan dari Ali dan sejumlah ulama’ salaf. Dan inilah pendapat yang dipilih oleh Abu Yusuf dan Imam At Thahawi rahimahumallah.

      4. Shalat sunnah dua raka’at baik dirumah maupun di masjid. Ini merupakan perbuatan Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma.

      Dan wallahua’lam pendapat yang kuat dalam masalah ini adalah boleh memilih shalat sunnah dua ra’akat atau empat ra’akat. Atau tafshil, sebagaimana pendapat Syaikh Abdul Karim Al Khudhair diatas yaitu jika shalat di rumah maka dua raka’at dan jika di masjid empat raka’at.

      Lihat : http://www.islamqa.com/ar/ref/112031

      Jadi boleh shalat sunnah dua raka’at di masjid.

      Kedua : Cara melakukan shalat sunnah empat ra’akat adalah dengan dua kali salam, sebagaimana penjelasan Syaikh Bin Baz dan Syaikh Utsaimin rahimahumallah.

      Wallahu’alam.

  2. assalammualaikum,
    saya mau bertanya
    1.mengapa shalat jum’at di laksanakan 2 rakaat
    2.mengapa shalat juma’at dilakukan oleh laki laki
    3.apa yang dimaksud dengan allah mengecap orang2 yg meninggalkaan shalat sebanyak 3x
    4.mengapa shalat jum’at itu di iringi dgn 2 khutbah
    5.apa yang dimaksud dengan mukhallaf

    plisss di jawab ya saya butuh jawaban nya😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s