Hadits Dha’if

Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman hafidzahullah ditanya :

السؤال 86: هل يؤخذ بالأحاديث الضعيفة ؟ وهل الأحاديث الضعيفة مراتب ؟

Apakah hadits-hadits dha’if dapat diamalkan ? Dan Apakah hadits dha’if itu bertingkat-tingkat ?

Syaikh hafidzahullah menjawab :

الجواب: بلا شك أن الأحاديث الضعيفة مراتب فمنها الضعيف ضعفاً يسيراً ومنها الضعيف ضعفاً شديداً ومنها الموضوع وبالنسبة للعمل بالحديث الضعيف فأرجح الأقوال وهذا مذهب إمامي الدنيا في الحديث، الإمام البخاري والإمام مسلم ، مذهبهما أنه لا يعمل في الحديث الضعيف حتى في فضائل الأعمال .

Tidak diragukan bahwa hadits-hadits dha’if itu bertingkat-tingkat, diantaranya ada yang dha’ifnya ringan, ada yang dha’ifnya berat dan ada juga yang maudhu’ (palsu). Dan dilihat dari boleh tidaknya mengamalkan hadits dha’if, maka pendapat yang paling kuat adalah madzabnya dua Imam ahli hadits dunia, Imam Bukhari dan Imam Muslim. Madzab keduanya adalah tidak beramal dengan hadits dhaif meskipun dalam fadhaa’ilul a’maal (keutamaan amal).

Sumber : http://ar.islamway.net/fatwa/30672

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s