Keutamaan Berdakwah

Allah ta’ala berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

“Dan Kami tidak mengutus seorang Rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, Maka sembahlah olehmu sekalian akan aku”. [Al Anbiya : 25]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata :

فكل الرسل زبدة رسالتهم وأصلها: الأمر بعبادة الله وحده لا شريك له، وبيان أنه الإله الحق المعبود، وأن عبادة ما سواه باطلة

“Inti dan dasar risalah semua Rasul adalah perintah untuk beribadah kepada Allah semata dan tidak ada sekutu bagi-Nya, penjelasan bahwasanya Dialah Tuhan yang berhak untuk mendapatkan peribadahan. Adapun beribadah kepada selain-Nya adalah sebuah kebatilan.”

Berdasarkan ayat diatas maka tidak diragukan lagi bahwa orang yang berdakwah di jalan Allah berarti telah meneladani para Rasul. Orang yang menyeru manusia supaya mentauhidkan Allah dan memperingatkan mereka dari berbagai macam bentuk kesyirikan berarti telah mendakwahkan apa yang telah Allah perintahkan kepada para Rasul-Nya. Inilah keutamaan pertama dalam berdakwah.

Kedua : berdakwah adalah sebab mendapatkan rahmat Allah ta’ala.

Allah ta’ala berfirman :

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُوْلَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّه

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah : 71]

Didalam ayat ini Allah menerangkan bahwa orang yang berdakwah, memerintah kepada yang ma’ruf dan mencegah dari kemungkaran akan diberi rahmat. Ayat ini juga menunjukkan pentingnya dakwah karena Allah lebih dulu menyebutkan dakwah sebelum shalat dan zakat.

Ketiga : berdakwah adalah sebab mendapatkan predikat umat terbaik.

Allah ta’ala berfirman :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” [Ali Imran : 110]

 Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata ;

فمن اتصف من هذه الأمة بهذه الصفات دخل معهم في هذا الثناء عليهم والمدح لهم

Siapa saja dari umat ini yang memiliki sifat sebagaimana ayat diatas maka termasuk orang yang mendapatkan pujian dan sanjungan.”

Keempat : berdakwah adalah sebab keberuntungan di dunia dan akhirat.

Allah ta’ala berfirman :

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan hendaklah ada di antara kalian ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” [Ali Imran : 104]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata :

وهذه الطائفة المستعدة للدعوة إلى الخير والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر هم خواص المؤمنين

“Kelompok yang siap untuk berdakwah ke jalan kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah kemungkaran ini adalah kelompok khusus diantara orang-orang mukmin.”

Kelima : berdakwah adalah sebab tetap kokoh diatas agama Islam.

Allah ta’ala berfirman :

إِنْ تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Jika kalian menolong Allah niscaya Allah akan menolong dan mengokohkan kaki kalian.” [Muhammad : 7]

Didalam ayat ini Allah memberikan kabar gembira bagi orang yang berdakwah dalam rangka menolong agama Allah bahwa mereka akan dikokohkan diatas agama ini. Kuatnya seseorang dalam berpegang teguh terhadap agama ini adalah balasan atas usaha serta kesungguhan mereka dalam berdakwah. Ini bisa kita saksikan dari para ulama’ kita yang gigih dalam mendakwahkan agama Allah ini seperti Imam Ahmad bin Hanbal dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Kisah kesungguhan dan kesabaran mereka berdua dalam berdakwah adalah bukti dari kebenaran janji Allah didalam ayat diatas.

Keenam : berdakwah adalah amalan dan perkataan yang paling utama.

Allah ta’ala berfirman :

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang berdakwah kepada Allah dan beramal shalih.” [Fuhshilat : 33]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata :

هذا استفهام بمعنى النفي المتقرر أي: لا أحد أحسن قولا. أي: كلاما وطريقة، وحالة { ممن دعا إلى الله } بتعليم الجاهلين، ووعظ الغافلين والمعرضين

“Pertanyaan yang ada dalam ayat ini maknanya adalah untuk pengingkaran. Artinya tidak ada seorangpun yang lebih baik perkataannya daripada perkataan dan jalan orang yang menyeru kepada Allah dengan mengajari orang-orang bodoh, mengingatkan orang-orang yang lalai dan berpaling . . .”

Bersambung . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s