Apakah haji mabrur bisa menghapus dosa besar ?

Pertanyaan :

 الحج المبرور هل يغفر كبائر الذنوب، ومتى تكون التجارة جائزة في الحج ؟

Apakah haji mabrur bisa menghapus dosa-dosa besar, dan kapan diperbolehkan berdagang saat menunaikan haji ?

Jawaban :

أولاً: ثبت في الصحيحين من حديث أبي هريرة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : “من حج فلم يرفث ولم يفسق رجع كيوم ولدته أمهمتفق عليه،

Pertama : didalam shahihain terdapat hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang menunaikan haji dalam keadaan tidak berkata kotor atau berbuat dosa maka sepulang haji keadaannya seperti hari dilahirkan oleh ibunya.” (Muttafaq ‘alaihi)

وقال صلى الله عليه وسلم: “العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما، والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنةمتفق عليه،

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda : “Antara umrah ke umrah berikutnya dapat menghapuskan dosa diantara keduanya. Dan tidak ada balasan untuk haji mabrur melainkan surga.” (Muttafaq ‘alaihi)

فالحج وغيره من صالح الأعمال من أسباب تكفير السيئات، إذا أداها العبد على وجهها الشرعي، لكن الكبائر لابد لها من توبة؛

Berdasarkan hadits diatas maka haji dan amal shalih yang lainnya termasuk diantara sebab yang dapat menghapus kesalahan atau dosa. Jika seorang hamba mengerjakannya sesuai dengan yang dituntunkan syariat. Akan tetapi untuk dosa besar harus dengan taubat.

لما في صحيح مسلم عن أبي هريرة رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: “الصلوات الخمس، والجمعة إلى الجمعة، ورمضان إلى رمضان، مكفرات ما بينهن إذا اجتنبت الكبائر،

Sebagaimana dalam shahih Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Shalat lima waktu, dari satu jum’at ke jum’at berikutnya, dari Ramadhan ke Ramadhan berikutnya dapat menghapuskan dosa yang ada diantara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi.”

وذهب الإمام ابن المنذر رحمه الله وجماعة من أهل العلم إلى أن الحج المبرور يكفر جميع الذنوب؛ لظاهر الحديثين المذكورين.

Imam Ibnul Mundzir rahimahullah dan sejumlah ulama’ yang lain berpendapat bahwa haji mabrur dapat menghapuskan semua dosa, berdasarkan dzahir dua hadits yang telah disebutkan diatas.
ثانياً: يجوز الاتجار في مواسم الحج، أخرج الطبري في تفسيره بسنده، عن ابن عباس رضي الله عنهما في قوله تعالى
 ليس عليكم جناح أن تبتغوا فضلاً من ربكم، وهو: لا حرج عليكم في الشراء والبيع قبل الإحرام وبعده.

Kedua : diperbolehkan berdagang saat musim haji. Ath Thabari didalam tafsirnya dengan sanadnya, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma saat menafsirkan firman Allah ta’ala : Tidak ada dosa bagi kalian untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Rabb-mu.”  (Al Baqarah : 198) yaitu tidak mengapa bagi kalian melakukan transaksi jual-beli sebelum ihram maupun setelahnya.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

Sumber : http://ar.islamway.com/fatwa/1936?ref=g-rel

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s